Pengiriman China ke Indonesia umumnya butuh 18–30 hari via laut LCL, 15–25 hari via laut FCL, dan 5–10 hari via udara — dihitung dari barang masuk gudang Guangzhou/Yiwu sampai diterima di gudang kami di Semarang atau Bali. Selisih waktu antar kota tujuan biasanya 2–5 hari tergantung jadwal kapal dan jalur distribusi domestik.
Estimasi Waktu Pengiriman China → Indonesia (Door-to-Warehouse)
Estimasi di bawah dihitung dari barang diterima gudang konsolidasi di China sampai siap diambil di gudang Chindo (Semarang atau Bali). Belum termasuk pengiriman lokal ke alamat pembeli.
| Moda | Estimasi Waktu | Cocok Untuk | Catatan |
|---|---|---|---|
| Laut LCL (Less Container Load) | 18–30 hari | Volume kecil–sedang (0,1–10 CBM) | Termurah, konsolidasi 1 kontainer dengan banyak shipper |
| Laut FCL (Full Container Load) | 15–25 hari | Volume besar (≥15 CBM / 1 kontainer penuh) | Lebih cepat dari LCL karena tidak menunggu konsolidasi |
| Udara reguler | 7–10 hari | Barang ringan, mendesak, sample | Tarif per kg, cocok untuk barang bernilai tinggi |
| Udara express | 5–7 hari | Sample, dokumen, sparepart urgent | Paling cepat, paling mahal |
Mau hitung biaya sebelum kirim? Gunakan cek ongkir — tinggal masukkan CBM atau berat, langsung keluar estimasi total.
Estimasi per Kota Tujuan
Setelah barang sampai gudang Chindo (Semarang/Bali), waktu sampai ke kota tujuan tergantung jalur logistik domestik.
| Kota Tujuan | Laut LCL Total | Laut FCL Total | Udara Total |
|---|---|---|---|
| Semarang | 18–28 hari | 15–22 hari | 5–8 hari |
| Bali (Denpasar) | 20–28 hari | 17–24 hari | 6–9 hari |
| Jakarta | 21–32 hari | 18–26 hari | 6–10 hari |
| Surabaya | 20–30 hari | 17–25 hari | 6–9 hari |
Catatan: Semarang dan Bali paling cepat karena gudang kami ada di sana. Jakarta & Surabaya butuh 2–4 hari ekstra untuk distribusi darat dari Semarang.
Faktor yang Mempengaruhi Lama Pengiriman
Estimasi di atas bukan janji mati — banyak variabel bisa menggeser waktu sampai 5–10 hari. Faktor utama:
- Jadwal kapal & frekuensi keberangkatan. Tidak semua hari ada kapal berangkat dari Shenzhen/Shanghai/Ningbo. Kalau barang masuk gudang H-1 jadwal kapal, beruntung. Kalau ketinggalan, tunggu 5–7 hari berikutnya.
- Konsolidasi LCL. Kontainer LCL baru berangkat setelah penuh. Kalau pengirim lain belum cukup, kontainer ditunda.
- Asal barang di China. Barang dari Yiwu/Guangzhou paling cepat (gudang konsolidasi dekat pelabuhan). Barang dari kota pedalaman butuh 2–4 hari trucking ke pelabuhan dulu.
- Bea cukai & inspeksi. Mayoritas kontainer lolos cepat 2–4 hari. Tapi kalau kena jalur merah (random check), proses bisa molor 5–10 hari. Untuk pelanggan Chindo, pengurusan bea cukai dan semua pajak impor sudah kami handle penuh sampai gudang.
- Cuaca & kondisi pelabuhan. Musim hujan / Imlek / kongesti pelabuhan Tanjung Priok atau Tanjung Emas bisa menambah delay 3–7 hari.
- Hari libur China & Indonesia. Imlek (Januari–Februari) sering bikin produksi & pengiriman di China berhenti 1–2 minggu. Plan jauh-jauh hari.
Laut vs Udara: Kapan Pakai yang Mana?
Pakai laut kalau:
- Barang ≥0,5 CBM atau ≥100 kg
- Tidak buru-buru (>3 minggu OK)
- Cari ongkos paling efisien per unit
- Barang bukan elektronik super urgent
Pakai udara kalau:
- Barang ringan tapi mahal (jam tangan, aksesoris, sample)
- Butuh restock cepat untuk jualan
- Volume <50 kg
- Deadline klien ketat
Untuk pemula yang baru mau coba, lihat dulu panduan import China — biar paham alurnya sebelum bayar deposit.
Cara Mempercepat Pengiriman
Beberapa cara praktis memangkas waktu tunggu:
- Konfirmasi stok di supplier dulu. Jangan asal transfer — pastikan supplier punya barang ready. Kalau pre-order, tambah 7–15 hari produksi.
- Kirim ke gudang konsolidasi terdekat pelabuhan. Minta supplier kirim ke gudang Guangzhou/Yiwu, bukan pakai alamat China bagian dalam.
- Hindari Imlek & Golden Week. Pesan sebelum Desember atau setelah Maret untuk siklus Imlek.
- Pakai jasa forwarder yang sudah ada gudang sendiri. Tidak perlu lewat banyak pihak ketiga. Untuk titip beli + kirim sekaligus, cek jasa titip China.
- Kirim FCL kalau volume ≥15 CBM. Lebih cepat 3–5 hari dibanding LCL karena tidak menunggu konsolidasi.
Biaya & Bayar Setelah Barang Sampai
Tarif all-in Chindo dihitung per CBM (laut) atau per kg (udara). Sudah termasuk ongkir laut/udara + bea cukai + semua pajak impor (bea masuk, PPN, PPh) sampai gudang kami di Semarang atau Bali. Tidak ada biaya kejutan di belakang.
Yang tidak termasuk hanya pengiriman lokal dari gudang kami ke alamat pembeli — itu dihitung terpisah tergantung kota tujuan dan volume.
Bayar setelah barang sampai gudang, bukan di depan. Lihat semua layanan yang tersedia.
Pertanyaan Umum
Berapa lama pengiriman China ke Indonesia paling cepat? Via udara express 5–7 hari sampai gudang kami, plus 1–2 hari ke alamat pembeli di Jakarta/Semarang/Bali/Surabaya. Total sekitar 6–9 hari pintu ke pintu.
Apakah waktu pengiriman bisa molor? Bisa. Imlek, cuaca buruk, jalur merah bea cukai, atau ketinggalan jadwal kapal bisa menambah 5–10 hari. Estimasi yang kami berikan sudah konservatif tapi bukan garansi mati.
Lebih cepat mana kirim ke Bali atau Jakarta? Bali lebih cepat 2–4 hari karena ada gudang kami langsung di Denpasar. Jakarta butuh tambahan distribusi darat dari Semarang.
Apakah pajak impor sudah termasuk dalam tarif? Ya. Tarif all-in per CBM sudah termasuk bea masuk, PPN, PPh, dan semua biaya kepabeanan sampai gudang Chindo. Pembeli hanya tambah ongkir lokal dari gudang ke alamatnya.