
Mengetahui total biaya import sebelum barang dikirim adalah kunci untuk menjaga profitabilitas bisnis. Artikel ini membantu Anda memahami semua komponen biaya yang terlibat — apakah Anda menggunakan RTS Ekspedisi atau forwarder lainnya.
8 Komponen Biaya yang Wajib Diketahui
1. Origin Charges (Biaya di China)
- Pickup fee: biaya jemput barang dari supplier ke gudang forwarder
- Handling fee: biaya penerimaan dan pengecekan di gudang
- Repackaging: jika barang perlu dikemas ulang untuk keamanan
2. Freight Cost
- Laut LCL: per CBM (meter kubik)
- Laut FCL: per kontainer (20' atau 40')
- Udara: per kg (atau chargeable weight = mana yang lebih besar antara berat aktual vs volumetrik)
3. Destination Charges (Biaya di Indonesia)
- THC (Terminal Handling Charge) untuk pengiriman laut
- B/L fee atau AWB fee untuk dokumen pengiriman
- Customs clearance fee: jasa pengurusan bea cukai
- Storage: jika ada keterlambatan pengambilan
4. Pajak Import (Diatur Pemerintah — Sama di Semua Forwarder)
- Bea Masuk: 0–40% berdasarkan HS Code
- PPN: 11% dari (CIF + Bea Masuk)
- PPh: 2.5% (dengan API) atau 7.5% (tanpa API)
5. Last-Mile Delivery
Pengiriman dari gudang customs atau pelabuhan ke alamat tujuan Anda.
Mengapa Struktur Biaya Ini Penting?
Ekspedisi umum seperti RTS sering memberikan penawaran yang hanya mencakup komponen tertentu — biasanya freight saja, atau freight + customs, sementara komponen lainnya disebutkan terpisah saat barang sudah dalam proses.
Ini menciptakan situasi di mana importir tidak tahu total biaya sebenarnya sampai tagihan akhir tiba.
Simulasi Biaya untuk Pemahaman
Kiriman contoh: 1 CBM barang fashion, laut LCL, Guangzhou ke Jakarta, nilai USD 1.000
| Komponen | Estimasi (Rp) |
|---|---|
| Freight LCL (1 CBM) | Rp 350.000 |
| Handling China | Rp 150.000 |
| THC + B/L fee | Rp 200.000 |
| Customs clearance | Rp 500.000 |
| Bea masuk (15%) | Rp 2.400.000 |
| PPN (11%) | Rp 1.964.000 |
| PPh (7.5%) | Rp 1.200.000 |
| Last-mile Jakarta | Rp 200.000 |
| Total Landed Cost | ≈ Rp 6.964.000 |
Harga barang Rp 16 juta + biaya logistik & pajak Rp 6,96 juta = total Rp 22,96 juta
Manfaat Model Harga All-In
Dengan forwarder all-in seperti Chindo Cargo:
- Anda mendapat satu angka yang sudah mencakup semua di atas
- Bisa menghitung harga jual dari hari pertama
- Tidak ada kejutan tagihan di akhir
- Lebih mudah membandingkan profitabilitas antar produk
FAQ
Q: Apakah bea masuk bisa dinego ke forwarder?
A: Tidak. Bea masuk adalah kewajiban kepada negara — besarnya sama di semua forwarder. Yang bisa berbeda adalah biaya jasa forwarder (handling, customs clearance, delivery).
Q: Bagaimana cara mendapat estimasi all-in sebelum order?
A: Hubungi Chindo Cargo via WhatsApp dengan detail kiriman dan kami siapkan estimasi all-in dalam hitungan jam — gratis.
Tidak Mau Kaget dengan Tagihan? Minta All-In Sekarang
💬 Chat WhatsApp — Estimasi Biaya All-In Gratis
📋 Lihat Pricelist Lengkap Chindo Cargo
📦 Kalkulator Biaya Import Mandiri