Asia

Jasa Ekspor Indonesia ke India

India adalah pembeli besar komoditas Indonesia — batu bara, minyak sawit, dan produk turunannya — dengan volume yang membuat urusan kontrak dan pembayaran lebih penting daripada urusan ongkir.

Ringkasan jalur

Pelabuhan muat
Tanjung Priok, Belawan, Dumai
Pelabuhan bongkar
Nhava Sheva (JNPT), Mundra, Chennai, Kolkata
Transit laut
LCL 16–26 hari, FCL 12–20 hari
Transit udara
3–5 hari

Komoditas Indonesia yang paling terserap

  • Batu bara
  • Minyak sawit & turunannya
  • Produk karet
  • Rempah
  • Kertas & pulp

Daftar ini menunjukkan ke mana permintaan mengarah, bukan jaminan bahwa produk Anda otomatis boleh masuk. Kelayakan tetap ditentukan HS code dan aturan tujuan — dicek sebelum booking, bukan setelah barang berlayar.

Tarif preferensi & SKA

Form AI (ASEAN–India FTA). India tidak ikut RCEP, jadi Form AI adalah jalur preferensi utama.

Gerbang aturan di India

Aturan asal barang India (CAROTAR) mewajibkan importir membuktikan pemenuhan kriteria asal — bukan sekadar memegang SKA. Sebagian komoditas juga tunduk pada BIS certification dan izin FSSAI untuk pangan.

Kesalahan yang paling sering menahan kiriman

Menyerahkan Form AI tanpa data pendukung asal barang. Di bawah CAROTAR, importir India akan diminta bukti proses produksi, dan tanpa itu preferensi tarifnya dibatalkan.

Pertanyaan umum

Berapa lama pengiriman ekspor ke India?

Lewat laut: LCL 16–26 hari, FCL 12–20 hari. Lewat udara: 3–5 hari. Angka ini transit pelabuhan-ke-pelabuhan atau bandara-ke-bandara — belum termasuk waktu konsolidasi, kepabeanan di kedua ujung, dan pengantaran akhir.

Pelabuhan mana yang dipakai untuk ekspor ke India?

Muat umumnya dari Tanjung Priok, Belawan, Dumai, bongkar di Nhava Sheva (JNPT), Mundra, Chennai, Kolkata. Pemilihan pelabuhannya bukan sekadar soal jarak — jadwal kapal langsung dan biaya di terminal tujuan sering lebih menentukan total biaya daripada ocean freight-nya sendiri.

Dokumen apa yang wajib untuk ekspor ke India?

Dasarnya: invoice, packing list, PEB (diajukan atas nama Anda lewat mitra PPJK berlisensi), dan bill of lading atau AWB. Tambahannya bergantung komoditas dan aturan tujuan — Aturan asal barang India (CAROTAR) mewajibkan importir membuktikan pemenuhan kriteria asal — bukan sekadar memegang SKA. Sebagian komoditas juga tunduk pada BIS certification dan izin FSSAI untuk pangan.

Apakah ada tarif preferensi untuk ekspor ke India?

Form AI (ASEAN–India FTA). India tidak ikut RCEP, jadi Form AI adalah jalur preferensi utama.

Apa kesalahan paling sering saat ekspor ke India?

Menyerahkan Form AI tanpa data pendukung asal barang. Di bawah CAROTAR, importir India akan diminta bukti proses produksi, dan tanpa itu preferensi tarifnya dibatalkan.

Tujuan lain di Asia

Kawasan lain

Layanan pendukung