Asia
Jasa Ekspor Indonesia ke Korea Selatan
Korea menyerap bahan baku industri, produk perikanan, dan komoditas energi dari Indonesia, serta membuka ruang untuk produk pangan halal dan produk alami dengan cerita asal-usul.
Ringkasan jalur
- Pelabuhan muat
- Tanjung Priok, Tanjung Perak
- Pelabuhan bongkar
- Busan, Incheon, Gwangyang
- Transit laut
- LCL 15–23 hari, FCL 11–17 hari
- Transit udara
- 2–4 hari
Komoditas Indonesia yang paling terserap
- • Produk perikanan
- • Batu bara & mineral
- • Produk karet
- • Kayu olahan
- • Makanan olahan
Daftar ini menunjukkan ke mana permintaan mengarah, bukan jaminan bahwa produk Anda otomatis boleh masuk. Kelayakan tetap ditentukan HS code dan aturan tujuan — dicek sebelum booking, bukan setelah barang berlayar.
Tarif preferensi & SKA
Form AK (ASEAN–Korea FTA) atau Form IK-CEPA untuk pos tarif yang tercakup; RCEP sebagai alternatif.
Gerbang aturan di Korea Selatan
MFDS mengatur pangan dan kosmetik impor dengan pengujian laboratorium pada kiriman pertama. Standar residu dan label bahan sangat rinci.
Kesalahan yang paling sering menahan kiriman
Kiriman pertama gagal uji lab karena bahan tambahan yang lazim di Indonesia tapi tidak diizinkan di Korea. Uji dulu formulasinya sebelum mengirim satu kontainer penuh.
Pertanyaan umum
Berapa lama pengiriman ekspor ke Korea Selatan?
Lewat laut: LCL 15–23 hari, FCL 11–17 hari. Lewat udara: 2–4 hari. Angka ini transit pelabuhan-ke-pelabuhan atau bandara-ke-bandara — belum termasuk waktu konsolidasi, kepabeanan di kedua ujung, dan pengantaran akhir.
Pelabuhan mana yang dipakai untuk ekspor ke Korea Selatan?
Muat umumnya dari Tanjung Priok, Tanjung Perak, bongkar di Busan, Incheon, Gwangyang. Pemilihan pelabuhannya bukan sekadar soal jarak — jadwal kapal langsung dan biaya di terminal tujuan sering lebih menentukan total biaya daripada ocean freight-nya sendiri.
Dokumen apa yang wajib untuk ekspor ke Korea Selatan?
Dasarnya: invoice, packing list, PEB (diajukan atas nama Anda lewat mitra PPJK berlisensi), dan bill of lading atau AWB. Tambahannya bergantung komoditas dan aturan tujuan — MFDS mengatur pangan dan kosmetik impor dengan pengujian laboratorium pada kiriman pertama. Standar residu dan label bahan sangat rinci.
Apakah ada tarif preferensi untuk ekspor ke Korea Selatan?
Form AK (ASEAN–Korea FTA) atau Form IK-CEPA untuk pos tarif yang tercakup; RCEP sebagai alternatif.
Apa kesalahan paling sering saat ekspor ke Korea Selatan?
Kiriman pertama gagal uji lab karena bahan tambahan yang lazim di Indonesia tapi tidak diizinkan di Korea. Uji dulu formulasinya sebelum mengirim satu kontainer penuh.
Tujuan lain di Asia
Kawasan lain
Layanan pendukung
